advertisement

John Barnes Yang Memandang Buruk Chelsea

Wednesday, January 6th, 2021 - sepakbola
advertisement

John Barnes | Booking Agent | MN2S

 

Ada satu tradisi Chelsea yang dipandang buruk oleh legenda Liverpool, John Barnes. Tradisi itu berkaitan dengan kebiasaan the Blues mendatangkan pemain baru di bursa transfer.

Pandemi Covid-19 seolah tidak memberikan dampak apapun terhadap neraca keuangan Chelsea. Mereka masih sanggup membeli beberapa pemain dengan nominal uang yang tidak sedikit.

Pada musim panas kemarin, Chelsea menggelontorkan uang sejumlah 200 juta pounds dalam merekrut Timo Werner, Kai Havertz, Ben Chilwell dan Hakim Ziyech. Di antara empat pemain tersebut, hanya Chilwell yang jauh dari kritik.

Sayang, total uang itu tidak sejalan lurus dengan prestasi Chelsea. Mereka sempat menanjak di klasemen sementara Premier League, akan tetapi cuman bertahan sebentar dan kini sedang berada di peringkat ke-9.

Berhenti Belanja Pemain
Parahnya lagi, Chelsea belum mencapai kemenangan lagi sejak mengalahkan West Ham United pada tanggal 12 Desember 2020 lalu. Situasi ini mengundang perhatian dari banyak orang tak terkecuali John Barnes.

Barnes beranggapan kalau budaya menghamburkan uang Chelsea untuk membeli pemain baru seharusnya dihentikan. Ketimbang itu, ia menyarankan mereka untuk mencari sistem yang tepat agar para pemainnya bisa menghasilkan permainan maksimal.

“Chelsea mesti berhenti membeli pemain karena mereka adalah yang terbaik dan bekerja dalam sistem yang di mana seharusnya cocok dengan para pemain baru,” tutur Barnes utnuk BonusCodeBets.

“Apabila anda memiliki filosofi dan sistem bagaimana sebuah klub bekerja dan tim bermain, maka akan lebih mudah dalam mendatangkan pemain yang akan cocok dengan skema,” ucapnya.

advertisement
John Barnes Yang Memandang Buruk Chelsea | admin | 4.5